ASRAMA PESANTREN TA’LIMUL QUR’ANIL ADHIM
PUTRA & PUTRI
SAMPURNAN BUNGAH GRESIK
Informasi : Kantor / Sekretariat APTQ :
Sampurnan Bungah Gresik PO BOX : 61152
Telp 031 – 3941408 / 082 141 279 597
ASRAMA PESANTREN TA’LIMUL QUR’ANIL ADHIM (APTQ)
Adalah sebuah lembaga independent yang terbuka bagi semua
kalangan masyarakat ini bisa dikatakan relative masih muda, sebab dalam
perjalanan sejarah pesantren ini baru diresmikan pada 31 Desember 1972 oleh
pendirinya, Fadhilatul Muhtarom Al Mu’assis KH. Mas Abdurrohim Al Baqir.
Namun demikian dalam rentang sejarah yang pendek ini
ternyata mampu mendorong APTQ menunjukkan jati dirinya sebagai sebuah Pesantren
yang memiliki ciri-ciri dan karakteristik tersendiri, sebab disamping
menyuguhkan pendidikan keagamaan secara teoritis dan metode serta materi yang
bersifat salafiyah, juga memberikan pelatihan praksis, serta keterampilan lain.
Seperti pertanian, peternakan, penjahitan, pertukangan dan lainnya .
Dengan demikian diharapkan seorang santri APTQ harus mampu
menjawab tantangan tugas seorang muslim di masa depan dengan pedoman islami
yang kokoh dan memiliki keprobadian islam yang mantap dan kuat.
Hal ini terbukti dengan berbagai karya nyata berupa bangunan
semua komplek pesantren serta kebutuhan pesantren secara keseluruhan adalah
merupakan hasil karya santri APTQ sendiri, dan sejumlah alumni APTQ yang mempu
turut berperan besar dalam masyarakatnya.
Dengan izin Alloh ternyata ciri khas dan karakteristik
tersebut masih tetap eksis sampai sekarang .
VISI PESANTREN
Sebagaimana termaktub dalam asas APTQ yakni “Tempat Penolong
Orang Fakir Miskin dan Anak Yatim Piatu”, APTQ memberi peluang bagi fakir
miskin dan yatim piatu untuk meneruskan pendidikan dan pengetahuannya selayak
yang lain.
MISI PESANTREN
Menciptakan generasi islam yang bertaqwa dan berakhlaqul
karimah serta mampu menjawab tugas masa depan.
PENDIDIKAN
System pendidikan formal pesantren
a.
Madrasah diniyah
a.
I’dadiyah
Pendidikan dasar setingkat sekolah dasar (SD) yang terdiri dari dua
tingkat. Bagi para pemula. Dalam tingkat ini siswa mendapat
bimbingan/pengawasan khusus serta kegiatan yang khusus pula, disamping
diberikan pelajaran dasar ilmu fiqih praktis serta pengetahuan dasar lainnya
juga pengetahuan umum, seperti matematika Dll.
b.
Awaliyah
Adalah tingkat pendidikan setingkat SMP, terdiri dari tiga tingkatan.
Dengan diberikan materi yang sesuai dengan tingkatannya, dengan menggunakan
kitab Turots. Seperti : Nahwu Wadih, Imrith, Syifaul jinan, Taqrib, Hadits dan
lainnya.
c.
Wasathiyah
Merupakan sekolah lanjutan dari tingkat awaliyah, juga terdiri dari tiga
tingkatan. Dalam tingkat ini siswa diberi penambahan kurikulum, seperti
Balaghoh, Mantiq, Alfiyah, Faroid, Qowaid fiqih, Tafsir dan lain lain .
d.
Wajardikdas pesantren salafiyah (kejar paket
A/B)
Merupakan program pendidikan pemerintah untuk pesantren salafiyah
setingkat SD/SMP . agar para santri mendapat kesempatan yang sama dengan siswa
MK (Madrasah Khosoh), yaitu pendidikan umum dan mendapat ijazah yang diakui
sebagaimana SD dan SMP . hal ini agar santri juga mendapat kesempatan lebih
luas dalam berkiprah di masyarakatnya .
e.
Madrasah khosoh (MK)
Madrasah
khosoh ini diperuntukkan bagi siswa yang merangkap sekolah luar. Agar disamping
siswa mem[elajari materi umum, juga punya kesempatan untuk mempelajari kitab
kitab turots (kuno) . MK memiliki empat tingkatan da;am berbagai kegiatan yang
sama dengan siswa lain, namun berbeda waktu agar tidak berbenturan dengan
kegiatannya di luar pesantren.
B. Madrasah Al-Qur’an
- Bin-nadhor (Fashohah)
para santri dari semua tingkatan diwajibkan mengikuti
madrasah Al-Qur’an Binnadhor. Agar mampu membaca Al-Qur’an dengan fasis dan lancer
serta tartil. Madrasah ini harus diikuti paling sedikit selama satu tahun atau
lebih.
- Bil-hifdzi (Tahfidzul Qur’an)
Madrasah ini terbuka bagi semua santri dari semua tingkatan,
dengan syarat bahwa mereka telah lulus dari tingkat Bin-nadhir (sudah fasih
dalam baca Al-Qur’an). Madrasah ini tidak ada biaya tambahan bagi siswa yang
merangkap madrasah diniyah.
SISTEM PENDIDIKAN NON FORMAL PESANTREN.
- a. Pengajian kitab
a.
Weton
Pengajian weton diadakan di luar pendidikan formal para santri dapat
mengikuti pengajian kitab kuning berbagai pilihan materi secara weton yang
sesuai dengan tingkat kemampuannya. Pengajuan ini diasuh oleh para masyayikh
dan para asatidz dengan waktu yang berbeda .
b.
Sorogan
Yaitu belajar membaca kitab kuning ala pesantren dengan panduan ustadz
yang berkompeten dalam bidang tersebut. Kegiatan ini diwajibkan bagi semua
siswa madrasan diniyah, agar mereka terbiasa dalam membaca kitab kuning ala
pesantren umumnya.
c.
Romadhonan
Kegiatan khusus yang diadakan pada bulan Ramadhan (pesantren kilat) yaitu
kegiatan pengajian berbagau materi dari kitab turots serta kitab baru.
- b. Muhadhoroh
a.
Takror
adalah kegiatan belajar bersama dari masing masing tingkatan madrasah
diniyah .
b.
Musyawarah umum
Musyawarah berbagai masalah fiqhiyah untuk membiasakan dan medidik santri
dalam mencari jawaban dan tata cara atau adab serta metode bermusyawarah
- Ijtima’iyah
1.
Membaca Al-Qur’an Binnadhor dan Bilhifdzi, muqodaman,
surat al kahfi, ad dhuha- an nas
2.
Istighotsag / rohah (wirid/pujian berjama’ah) .
meliputi : yasinan, waqi’ahan, membaca asma’ul husna, asma’ rosul, asma’ badar,
asma’ uhud, tahlilan dan manaqib an
3.
Sholawatan . meliputi : burdahan dan barzanjian
4.
Muhadzoroh. Meliputi : khitobiyah (pidato),
khotbah jum’at, PHBI (Peringatan Hari Besar Islam)
- keterampilan
Dengan tidak mengurangi kualitas dan kuwantitas kegiatan
formal ataupun non formal yang ada, APTQ juga memberikan berbagai keterampilan
lain. Seperti : pertanian, peternakan, pertukangan, menjahit, computer, sablon,
bangunan, produksi ( jamu, tahu, tempe, kerupuk). Bela diri, pengobatan,
kanoragan (tirakatan), serta kemampuan hadroh (terbangan)
Berbagai macam kegiatan tersebut diatur dengan waktu
sedemikian rupa dengan tepat, sehingga tidak terjadi benturan antara satu
dengan yang lain, dan tidak menjadikan jemu atau terasa padat dengan kegiatan. Dengan
demikian semua kegiatan terisi sepenuhnya oleh santri.





